Resmi, Kuil Hindu Bakal Dibangun Di Tanah Bekas Masjid Bersejarah Di India

 ROMADHON.ID, TANJUNG ENIM - Perdana Menteri India Narendra Modi dilaporkan telah membuka proyek pembangunan kuil Hindu di daerah sebelah utara Ayodhya. Kuil Hindu tersebut dibangun di tanah sengeketa antara Muslim dan Hindu. Dulunya di tanah tersebut berdiri sebuah masjid, namun diruntuhkan massa pada 1992.

Selama kurang lebih tujuh dekade tanah di Ayodhya itu menjadi sengketa antara kelompok Hindu dan Muslim.

Bagi umat Hindu, tanah tersebut diyakini sebagai tempat kelahiran Dewa Ram yang merupakan jelmaan Dewa Wisnu.

Sementara di tanah tersebut pada tahun 1528 pernah dibangun masjid oleh penguasa Muslim terkemuka di India, Kesultanan Mughal.

Saat membuka proyek tersebut, Modi menyatakan pembangunan kuil adalah cita-cita umat Hindu. Modi diketahui berasal dari partai nasionalis Hindu, Bharatiya Janata (BJP).

“Seluruh negara menyambut dengan sukacita, penantian selama berabad-abad sudah berakhir,” kata Modi seperti dikutip dari Reuters.

“Lihat kekuatan besar Dewa Ram. Bangunan sudah hancur, ada pula upaya menghapus eksistensinya, tapi Dewa Ram tetap ada di pikiran kami sampai hari ini,” sambung Modi.

Sengketa pembangunan kuil memicu konflik antaragama paling berdarah di India.

Pada 1992 lalu, kerusuhan antaragama di India menyebabkan 2.000 orang tewas. Mayoritas korban jiwa merupakan umat Muslim.

Setelah sengketa berkepanjangan, pada 2019, Mahkamah Agung India memberi izin pembangunan kuil tersebut. Modi dan BJP menjadi pihak yang selalu mengkampanyekan dibangunnya kembali kuil di tanah bekas masjid tersebut.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Resmi, Kuil Hindu Bakal Dibangun Di Tanah Bekas Masjid Bersejarah Di India"

Posting Komentar